Kesaksian Illegal Logging Seorang Perempuan Muda

Sudah seminggu lamanya aku ada di desa, dan hari ini adalah hari terakhir aku berperan sebagai fasilitator sebuah program pemberdayaan di desa ini. Sejak awal aku datang ke desa ini, aku diperlihatkan beberapa foto tentang gambaran desa oleh seorang mahasiswi yang sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Salah satu foto yang cukup menarik saya adalah sebuah jembatan yang konon katanya menjadi khas dari desa ini. Karena ini juga, pada saat para peserta dan panitia kegiatan pemberdayaan masih makan siang, aku bersama dengan tiga orang temanku berjalan-jalan menuju ke pinggir desa.

Baca selanjutnyaKesaksian Illegal Logging Seorang Perempuan Muda

KPH Model Dampelas Tinombo

Kejernihan air laut dengan pemandangan sekitar yang indah menggoda kami untuk berendam dan berenang. Airnya yang tenang dan nyaris tidak ada deburan ombak membuat pasir di dalam air kelihatan nampak jelas. Senang rasanya mandi di laut, apalagi pada pagi yang masih sejuk. Setiap kali mandi di laut perasaan senang ini selalu ada, ini mungkin naluri seorang cucu karena nenek moyang ku seorang pelaut (bukan judul lagu). Tapi kalau kata teman sih, yang membuat kita senang mandi di laut karena air laut merupakan penghasil oksigen terbesar. Kesegaran air laut seperti ini kami rasakan saat berada di Rerang, salah satu desa di Kabupaten Donggala bagian pantai barat.

Baca selanjutnyaKPH Model Dampelas Tinombo

Pemandangan Laut Bangkep – Sulawesi Tengah

Mendengar hiruk pikuk orang, saya terbangun setelah baru saja tertidur pulas. Saat melihat arloji yang setia melingkar dipergelangan tangan, jarum jam menunjuk ke arah angka satu. Buru-buru saya membangunkan teman yang masih lelap tertidur. Sambil mengucek mata, akhirnya ia bangun dan segera mengemasi ransel serta tas kecil yang selalu dipegangnya. Tidak lama kemudian kami bergabung dalam barisan antrian untuk keluar dari kapal. Saat itu, pagi dini hari kami baru saja tiba di Pelabuhan Salakan.

Baca selanjutnyaPemandangan Laut Bangkep – Sulawesi Tengah