Tinta Pemilu

Foto: tempo.co
Foto: tempo.co

Setelah lama tidak membuka Facebook, tidak sengaja saya menemukan tulisan ringan yang saya tulis di Catatan Facebook pada 9 Juli 2009, atau satu hari setelah pelaksanaan pemilihan presiden yang berakhir dengan kemenangan Presiden SBY. Tulisan ini tidak bermaksud untuk menambah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai pemilu 2014 yang beberapa hari lagi akan kita laksanakan. Pemuatan tulisan usang ini hanya untuk mengenang angan-angan salah seorang warga bangsa yang berada di pinggiran Indonesia, kala itu.

Baca selanjutnyaTinta Pemilu

Untuk Kamu

Aku adalah salah satu dari sekian banyak orang yang sulit untuk mengatakan “kamu hebat”.

Aku selalu menganggap bahwa kamu sudah tahu hal itu dan aku tidak perlu mengatakannya.

Aku juga tidak mau kelihatan aneh, jadi aku menghindari diri untuk mengatakan kekagumanku.

Baca selanjutnyaUntuk Kamu

Memastikan Orang Tua Kandung: Kisah Nabi Sulaiman Hingga Komunitas Toro

Foto: tribunnews.com
Foto: tribunnews.com

Dalam sebuah acara resepsi pernikahan, saat itu kebetulan saya hanya berdua dengan anak laki-laki saya, beberapa undangan yang juga merupakan teman-teman se-kantor menyapa saya. Tidak ada yang istimewa dengan sapaannya, bahkan dapat dibilang hanya basa-basi dan candaan belaka. Kepada anak saya, salah seorang teman menyapa “halo anak ganteng, kamu anak siapa ya?”. Teman saya yang lain mengatakan “anak papa-mama lah, gak mungkin anak tetangga”. Mendengar candaan ini saya hanya tersenyum, karena orang lain pun biasa mengatakan seperti ini kepada anak siapa saja. Berbeda dengan pertanyaan basa-basi seperti yang ditujukan kepada anak saya, masalah serius mengenai kepastian orang tua kandung yang dialami oleh seorang anak seringkali harus diselesaikan secara serius melalui tes DNA.

Baca selanjutnyaMemastikan Orang Tua Kandung: Kisah Nabi Sulaiman Hingga Komunitas Toro