Buol So Dekat

Urusan tiba-tiba kadangkala kita alami, termasuk juga pada saya gan. Ceritanya, saya terima undangan pencanangan program peningkatan populasi sapi yang disampaikan via WhatsApp jam sebelas malam, untuk acara yang akan dilaksanakan pada esok hari. sedangkan lokasi acaranya di kawasan pembangunan kota terpadu mandiri yang ada di Kabupaten Buol. 

Sebenarya, kurang lebih setahun ini saya bertugas di Kabupaten Buol, sehingga urusan bolak-balik antara Buol – Palu sudah gak asing lagi. Cuma masalahnya gan, saat itu saya sedang ada urusan di Kota Palu dan dalam satu dua hari belum berencana balik ke Buol.

Syukurnya di jaman now ini, pergi ke Buol sudah terbilang mudah. Pasalnya sejak 27 Juli 2017 maskapi penerbangan Wings Air melayani rute penerbangan Palu-Buol atau Buol-Palu setiap hari, dengan jadwal penerbangan jam sebelas lewat lima belas menit waktu Indonesia bagian tengah. Sedangkan waktu tempuh penerbangan hanya kurang lebih satu jam. Yang syukurnya lagi gan, urusan pembelian tiket dan check in tidak repot. Cukup beli tiket melalui aplikasi traveloka yang ada di hape android, terus dilanjutkan dengan check in. Kalo begini, serasa Buol so dekat.

Jadi bagi agan-agan yang berasal dari daerah lain yang rencananya atau tiba-tiba mau pergi ke Kabupaten Buol, bisa agan wujudkan dengan mudah. Moda transportasi selain Wings Air tentu saja ada, dan mengenai ini nanti akan ditulis secara tersendiri gan.

Sebagai gambaran singkat bagi agan, Kabupaten Buol merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang terletak di bagian utara Pulau Sulawesi. Kabupaten ini wilayahnya berbatasan langsung dengan provinsi tetangga – Provinsi Gorontalo. Jarak antara Kota Buol dengan Kota Palu (Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah), jika ditempuh via darat sejauh sekitar 615 km, dengan perjalanan yang berliku dan kondisi daratan yang naik-turun.

Gambaran singkat lainnya, perekonomian masyarakat Kabupaten Buol masih didominasi dari sektor pertanian. Sumber pendapatan masyarakat lain yang juga cukup signifikan di wilayah ini di antaranya dari hasil perkebunan sawit. Potensi lain yang dimiliki wilayah ini, dan barangkali jadi pembeda dengan kondisi di daerah agan tinggal adalah tentang hutan. Di Kabupaten Buol terdapat kawasan hutan hutan seluas 242.015 hektar atau sebesar 63,54% dari luas wilayah daratan kabupaten ini. Hutan seluas ini diklasifikasi sesuai dengan fungsinya sebagai hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi.

Dalam konteks pengelolaan hutan secara lestari, kawasan hutan tersebut di antaranya merupakan bagian dari wilayah kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Pogogul (KPH Pogogul). KPH Pogogul merupakan unit pelaksana teknis pengelolaan hutan yang berkantor di Kabupaten Buol yang struktural berada di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah. Khusus bagi agan-agan yang tertarik tentang hutan dan KPH, secara khusus saya janji akan menulis tentang ini dari sudut pandang praktisi.

Sekian dulu ceritanya gan, nanti kita jumpa di tulisan berikutnya.

RSS
Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn
Whatsapp