Konservasi Tanah

Seperti halnya wilayah lain di Indonesia, pertambahan penduduk wilayah Sulawesi Tengah dengan segala aktivitasnya, seperti pembukaan lahan untuk perkebunan dan pertanian, mengakibatkan tekanan terhadap sumber daya alam. Tidak jarang aktivitas dilakukan tanpa mempertimbangkan kemampuan lahan. Pada akhirnya, tidak sedikit lahan mengalami degradasi dan berubah menjadi lahan kritis.

Untuk mempertahankan dan memulihkan fungsi lahan kembali sesuai dengan peruntukannya, perlu dilakukan konservasi tanah. Konservasi tanah ini diarahkan pada tiga perlakuan pokok, yaitu: (1) perlindungan tanah dari butir-butir hujan dengan cara meningkatkan jumlah tutupan tanah dengan bahan organik dan tajuk tanaman; (2) mengurangi jumlah aliran permukaan melalui peningkatan infiltrasi, kandungan bahan organic; dan (3) mengurangi kecepatan aliran permukaan sehingga kecepatan erosi dapat dikurangi.

SelanjutnyaKonservasi Tanah

Ulat Bulu

Ledakan populasi ulat bulu yang terjadi di beberapa tempat di Indonesia mengusik ketenangan aktivitas warga, karena penyebarannya hingga ke wilayah pemukiman dan masuk ke rumah-rumah warga. Mengacu pada hukum causalitas, maka ledakan populasi ulat bulu ini tidak mungkin tanpa sebab. Kemudian, bila merujuk pada hukum Newton yang menerangkan dalil tentang aksi dan reaksi, maka dipastikan peristiwa ini terjadi karena ada perlakuan manusia yang kurang adil terhadap alam. Kelestarian ekosistem yang seharusnya terpelihara, realitasnya terabaikan dan bahkan sengaja dirusak.

SelanjutnyaUlat Bulu

Bangga Menggunakan Kursi Rotan

Selera penggunaan kursi rotan oleh rumah tangga diantaranya diwujudkan melalui penempatan kursi rotan di area rumahnya.

Hasil penelitian di Kota Palu pada tahun 2010 terhadap 123 orang responden yang dipilih secara multi stage cluster dan random sampling, bahwa lebih dari separuh responden menempatkan kursi rotan di teras rumah (51,22%), sisanya ditempatkan di ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan.

SelanjutnyaBangga Menggunakan Kursi Rotan

Burung Sulawesi Tengah

Burung merupakan satwa yang mempunyai arti penting bagi suatu ekosistem. Satwa ini antara lain membantu penyebaran tumbuhan yang ada di suatu kawasan serta dapat menjadi daya tarik wisata bagi berbagai wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu lokasi yang mempunyai arti strategis dalam kaitan dengan konservasi burung serta pemanfaatan untuk daya tarik wisata adalah Bird Endemic Area.

SelanjutnyaBurung Sulawesi Tengah