Makan Bersama Masyarakat Adat Dataran Kulawi

Siang hari itu, kami berada dalam sebuah jamuan makan. Tidak seperti acara makan bersama pada umumnya, dimana nasi beserta lauk pauk disajikan di meja makan. Tidak ada piring yang digunakan untuk menempatkan nasi beserta lauk pauk yang akan disantap. Juga tidak ada sendok yang dipergunakan untuk mengambil nasi atau lauk pauk. Pada jamuan makan di siang hari itu, hidangan yang terdiri dari nasi disajikan di dulang yang dilapisi dan ditutup dengan daun pisang. Di dalam dulang juga terdapat sayur (lauk-pauk) berupa daging sapi yang dimasak seperti coto yang di tempatkan di dalam mangkok berbahan batok kelapa. Setiap orang mendapatkan satu dulang dengan porsi nasi yang cukup banyak, sehingga banyak yang tidak mampu menghabisi hidangan ini. Apabila hidangan dalam dulang ini tersisa, maka sisanya dibungkus dengan daun pisang dan dibawa pulang ke rumah masing-masing, katanya sih biar keluarga yang lain bisa ikut menikmati. Jika tidak dibungkus dan dibawa pulang, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi berupa denda.

SelanjutnyaMakan Bersama Masyarakat Adat Dataran Kulawi